Kamis, 01 Desember 2011

Artikel tentang "mengapa setiap negara memiliki saling ketergantungan"

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan tugas makalah ini dengan tepat waktu.

Tugas ini disusun untuk dipresentasikan sebagai tugas mata pelajaran IPS(Ilmu Pengetahuan Sosial) dengan judul “Mengapa setiap negara memiliki saling ketergantungan”.

Terima kasih disampaikan kepada Ibu Nani Haryani sebagai guru mata pelajaran IPS(Ilmu Pengetahuan Sosial) yang telah membimbing dan memberikan pengarahan demi lancarnya tugas ini.

Akhirnya, kami berharap makalah ini dapat beguna bagi pembacanya. “Tak Ada Gading Yan Tak Retak dan Tak Ada Laut Yang Tak Berombak”. Oleh karena itu, kami senantiasa bersikap terbuka untuk menerima kritik dan saran yang positif guna penyempurnaan makalah ini.















ii



DAFTAR ISI :

Halaman judul...................i
 Kata pengantar...................ii
Daftar Isi............................iii
Bab 1(Pendahuluan)...........1
Bab 2(Isi/Pembahasan).......3
Bab 3 (Kesimpulan)............5
Daftar Pustaka.....................6
















  iii



BAB I
PENDAHULUAN
A. Pengertian Negara Maju Dan Negara Berkembang
Negara maju adalah negara yang rakyatnya memiliki kesejahteraan atau kualitas hidup yang tinggi. Sedangkan negara berkembang adalah negara yang rakyatnya memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas hidup taraf sedang atau dalam perkembangan. Negara yang digolongkan sebagai negara maju terdapat di benua Eropa terutama kawasan Eropa Barat serta Amerika (Utara) Misalnya Belanda, Perancis, Inggris, Amerika Serikat, dan lain-lain. Sedangkan yang digolongkan negara berkembang terdapat di Benua Asia, Afrika, dan Amerika Selatan (Latin). Di kawasan Asia terdapat beberapa Negara maju seperti Jepang, Australia, Korea Selatan dan Selandia Baru.
Adapun suatu negara digolongkan sebagai negara maju jika negara tersebut telah mampu menyeimbangkan pencapaian pembangunan yang telah dilakukan, sehingga sebagian besar tujuan pembangunan telah dapat terwujud, baik yang bersifat fisik ataupun nonfisik.
Penggolongan suatu negara menjadi negara maju atau berkembang dapat diketahui berdasarkan indicator berikut:
a. Indikator kuantitatif (data yang dapat dihitung), misalnya:
1) jumlah dan kepadatan penduduk
2) tingkat pertumbuhan penduduk
3) angka beban tanggungan
4) angka beban tanggu
b. Indikator kualitatif (data yang hanya dapat dibandingkan),Misalnya :                                            
1). etos kerja dan pola pikir
2) tingkat pendidikan
3) mata pencaharian
4) tingkat kesehatan
5) pendapatan dan
6) kesadaran hukum.
B. Ciri – ciri Negara Maju dan Negara Berkembang
Negara dapat dikategorikan menjadi negara maju atau berkembang. Dasar pembedanya antara lain adalah pendapatan rata-rata nasional dan penguasaan teknologi.

1                                                                                             



Ciri-ciri negara maju antara lain sebagai berikut.
1) Pertanian termasuk peternakan dan perikanan untuk industrialisasi, dijual, diekspor.
2) Aktivitas perekonomian menggunakan sarana dan prasarana modern.
3) Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menunjang industrialisasi secara cepat.
4) Pendapatan rata-rata penduduk tinggi.
5) Pendidikan dan keterampilan penduduk cukup tinggi.
6) Sifat kemandirian masyarakatnya tinggi.
7) Tidak tergantung pada alam.
8) Tingkat pertumbuhan penduduk rendah
9) Angka harapan hidup tinggi.
10) Intensitas mobilitas tinggi.
Ciri-ciri negara berkembang antara lain sebagai berikut.
1) Pertanian termasuk peternakan dan perikanan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan keluarga.
2) Pada umumnya aktivitas masyarakat menggunakan sarana dan prasarana tradisional.
3) Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan pengalaman dan lamban.
4) Pendapatan relatif rendah.
5) Pendidikan penduduknya rata-rata rendah.
6) Sifat penduduk kurang mandiri.
7) Sangat tergantung pada alam.
8) Tingkat pertumbuhan penduduk tinggi
9) Angka harapan hidup rendah.
10) Intensitas mobilitas rendah.

  



2


BAB 2(PEMBAHASAN)

Seperti halnya manusia sebagai makhluk social yaitu bahwa kita hidup di dunia ini tidak dapat hidup sendiri dan membutuhkan bantuan orang lain. Begitupula Suatu Negara tidak mungkin sanggup memenuhi kebutuhan warganya sendiri melainkan membutuhkan Negara lain. Oleh karena itu terjadi saling ketergantungan antar Negara baik Negara maju yang bergantung kepada Negara berkembang ataupun Negara berkembang yang bergantung kepada Negara maju. Jadi tak selamanya Negara berkembang yang selalu bergantung kepada Negara maju. Adakalanya banyak Negara maju yang bergantung pada Negara berkembang.

Berikut hal-hal yang menyebabkan ketergantungan antara negara maju(kuat) dan negara berkembang(lemah) :

l  Iklim
Setiap negara memiliki saling ketergantungan karena di setiap negara memiliki banyak perbedaan. Perbedaan ini dapat disebabkan oleh bedanya iklim d setiap negara.
     Contoh : Negara Indonesia dengan Australia
   
     Negara Indonesia membutuhkan susu sapi impor dari Australia , karena iklim di Indonesia tidak terlalu cocok untuk sapi perah.

l  Musim
Setiap negara juga memiliki perbedaan dalam musim. Hal ini menyebabkan setiap negara memiliki saling ketergantungan. Musim disebabkan oleh letak dari setiap negara yang berbeda.
Contoh : Negara Thailand dengan negara China

         Pada saat negara China mengalami musim kemarau , China mengimpor beras dari Thailand karena produksi beras di China berkurang sehingga menyebabkan China mengimpor beras dari Thailand.

3



l  Sumber Daya Alam
Sumber daya alam di bagi menjadi 2 yaitu, sumber daya alam yang dapat diberbaharui dan yang tidak dapat diperbaharui. Tidak di setiap negara memiliki kedua jenis sumber daya alam itu , sehingga menyebabkan setiap negara memiliki saling ketergantungan.
Contoh : Negara Singapore dan Indonesia

         Negara Singapore membutuhkan minyak bumi dari Indonesia , karena di Singapore kekurangan jumlah minyak bumi.
    







l  Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia juga termasuk penyebab dari ketergantungan setiap negara. Karena di setiap negara juga tidak memiliki kesamaan dalam kulitas manusia yang mereka memiliki.
Contoh : Malaysia dan Indonesia

         Malaysia membutuhkan tenaga ahli seperti guru, dosen, dokter dll pada saat sekitar tahun 1960an karena Malaysia baru saja merdeka. Sehingga negara meminta Indonesia untuk mengirimkan tenaga ahli nya ke Malaysia untuk membangun Malaysia yang baru saja merdeka .





4




BAB III
KESIMPULAN

Sifat ketergantungan tidak hanya berlaku atau diperlukan oleh bangsa atau Negara yang berkembang. Sekalipun Negara tersebut adalah Negara maju, Negara tersebut tidak mugkin sanggup memenuhi kebutuhan warganya sendiri. Jadi terjadi pula ketergantungan antara Negara maju (kuat) terhadap Negara bekembang (lemah) baik yang berupa kerja sama dalam bentuk hubungan internasional ataupun bisa juga dengan ekspor impor.
















5




Daftar Pustaka

http://www.google.co.id
file:///I:/Amerika%20Bergantung%20Indonesia.htm
file:///I:/brk,20110315-320344,id.html
file:///I:/Kontan%20Online.htm












6


Tugas IPS


Kelompok 1 : Mengapa setiap negara memiliki saling                  ketergantungan

Kelas            :9E

Ketua           :Agung Dedyka W(02)
Anggota       :-Ganeta Prasista H(13)
                      -M.Rizky Paramarta(27)
                      -Nurlita Devian Robiadi(32)
                      -Shakti Rikarna      (38)





i

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar